Anggaran Perencanaan Bisnis Warnet
Membangun Usaha Warnet
Usaha warnet
sebenarnya cukup mudah untuk didirikan dan dijalankan. Betapa tidak, dengan
membeli komputer, misalnya 10 buah, kemudian menginstalnya dengan software,
lalu membuat jaringan agar komputer satu dengan yang lainnya terhubung, dan
akhirnya mengalirkan koneksi internet ke jaringan tersebut, maka jadilah usaha
warnet.Untuk
mengelolanya juga tidak diperlukan orang-orang yang mempunyai skill tinggi
dengan gaji yang mahal. Cukup lulusan sma yang mengerti tentang komputer.
Kebutuhan Dalam Bisnis Warnet
Dalam membangun bisnis warnet, ada beberapa kebutuhan untuk memulainya :
1. Pemilihan lokasi Lokasi yang umumnya sangat strategis untuk usaha
warnet/internet café dekat lokasi sekolah /kampus, atau dekat dengan pusat
keramaian (tempat nongkrong). Sebagian pihak menyebut bahwa berlokasi dekat
dengan kegiatan mahasiswa menguntungkan bagi Warnet. Alternatif pengunjung lain
adalah kelompok pekerja. Lokasi sangat penting karena bisa dijadikan tolak ukur
keberhasilan usaha warnet ini.
2. Jumlah komputer Investasi komputer dalam jumlah banyak adalah faktor penting
berikutnya. Selain tingkat utilisasi pemakaian koneksi Internet lebih tinggi,
jumlah komputer yang memadai akan menghindarkan pengunjung dari menunggu
terlalu lama atau meninggalkan Warnet. Konsekuensi jumlah komputer ini diikuti
oleh investasi yang lebih besar untuk ongkos koneksi Internet.
3. Komputer (Hardware & Software) Untuk komputer (khusus untuk warnet), carilah komputer yang
layak namun tidak mahal. Carilah sesuai spesifikasi dan kebutuhan yang pas
karena di warnet pasti user yang datang hanya untuk sekedar browsing atau
chatting. Untuk software gunakan yang asli.
4. Network / Jaringan Jaringan yang digunakan menggunakan topogfari jaringan type
STAR. Untuk jenis networknya menggunakan jenis LAN (Local Area Network).
Beberapa perlatan standar yang dibutuhkan antara lain : HUB atau SWITCH
HUB, 1 PC untuk dijadikan router , dan cable network (sebaiknya dibeli 1 rol
untuk persiapan/penggantian kabel nantinya) , ethernet card atau sering disebut
LAN card dan juga connector (RG 45).
5. Biaya listrik Biaya listrik per bulan ditentukan oleh kebutuhan listrik
dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik yang wajar tentu harus
di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik. Untuk 10 unit komputer,
disarankan adalah minimal 6600 watt. Perkiraan biaya listrik untuk daya sebesar
itu biasanya berada di kisaran Rp 900.000 s/d Rp 1.500.000 per bulan.
6. Biaya koneksi per bulan Pilihan koneksi sangat beragam dan bergantung kepada lebar
bandwidth, media koneksi, kualitas dll. Lebih baik untuk menentukan dulu
kebutuhan bandwidth anda baru berbicara biaya koneksi. Untuk mengetahui berapa
biaya koneksi per bulan dapat dilihat dari situs-situs ISP di Indonesia.
Modal Usaha Warnet :
Simulasi Laba Usaha Warnet 1 Bulan :
Pengeluaran13 Komputer @
2.000.000 : Rp. 26.000.000,00
Sewa Tempat per
Bulan : Rp. 700.000,00
Bandwith : Rp. 1.700.000,00
Listrik : Rp. 800.000,00
Maintenance : Rp. 1.000.000,00
Gaji Operator : Rp. 1.500.000,00
Lain-lain
: Rp. 1.000.000,00
Total : Rp. 32.700.000,00
Pendapatan Usaha Warnet
Simulasi Laba Usaha Warnet 1 Bulan :
PemasukanSewa Internet
: Rp. 9.000.000,00
Total : Rp. 9.000.000,00
PengeluaranSewa Tempat : Rp. 700.000,00
Bandwith : Rp. 1.700.000,00
Listrik : Rp. 800.000,00
Maintenance
: Rp. 1.000.000,00
Gaji Operator : Rp. 1.500.000,00
Lain-lain : Rp. 200.000,00
Total : Rp. 5.900.000,00
KeuntunganLaba Bersih : Rp. 9.000.000,00 - Rp. 5.900.000,00 : Rp.3.100.000,00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar